Aktivitas Liburan di Bali

Tari Baris

warior dance
baris dance
baris
Tari Baris, merupakan tarian perang tradisional. Tarian yang menunjukkan keberanian para ksatria Bali.  Tarian ini merepresentasikan para pejuang yang bertempur bagi raja Bali.
Tarian ini sebenarnya merupakan ritual keagamaan. Persembahan dari para pejuang dan senjata mereka selama peryaan di Pura. Dari tari Baris Gede yang ritualistik muncul lah Baris yang lebih dramatis, cerita yang didahului oleh tarian tunggal yang menunjukan kegagahan dalam pertempuran. Itu merupakan cikal bakal munculnya tari Baris tunggal. Penari Baris yang
baik harus melewati latihan yang berat untuk mendapat kemampuan dan kelenturan yang menggambarkan keanggunan dari tarian ini.

Tarian yang berarti barisan pasukan ini, adalah tarian perang yang menampilkan para ksatria saat berperang melawan musuh-musuhnya. Ritme yang kuat dari Gong Kebyar dan Gong Gede yang menyertainya, menambah ketegasan gerakanya. Para penari membawa tombak atau pedan dan perisai, tergantung dari jenis Tari Baris yang dipertunjukan. Langkah kaki merka yang mantap akan membuat suara hentakan yang keras. Mereka benar-benar terlihat bagai kesatria yang menuju medan perang, dimana tari ini juga diperuntukan guna menyambut pada Dewa dan Leluhur ke dunia.

Tarian ini biasanya dilakukan oleh 8 sampai 40 pria yang mengenakan pakaian tradisional para pejuang lengkap dengan ornamen pada kepala, dada dan punggung.  Kostum yang dipergunakan berbeda di setiap kabupaten karena semua kabupaten di Bali memiliki Tari Baris Khas masing-masing. Sebagai contoh, di Kabupaten Badung, Tari Baris yang dilaksanakan sebelum upacara kremasi menggunakan pakaian bermotif kotak-kotak yang berwarna hitam dan putih. Sedangkan di Kabupaten Jembrana warna yang dominan adalah merah.

Seorang penari baris harus mencerminkan keganasan, harga diri, dan kewaspadaan dari seorang pejuang perang. Tari Baris diiringi oleh Gamelan, dan hubungan antara penari dan penabuh gamelah haruslah menyatu. Gamelan haruslah selaras dengan gerakan dan kehendak dari sang penari.

Mula-mula gerakan penari Baris sangat hati-hati, seperti seseorang yang mencari musuhnya di daerah yang belum ia kenal. Saat ia sampai di tengah panggung, ia mulai berjinjit, dan dengan cepat berputar diatas satu kaki dan wajahnya menunjukkan wajah seorang pejuang yang tengah berada di medan perang.

Tari baris adalah tarian keramat yang dipertunjukan tidak hanya untuk upacara kremasi tapi juga saat upacara peringatan Pura dan upacara suci lainya karena dipercaya saat upacara tersebut para dewa dewi dan leluhur turun ke dunia untuk memberi berkat. Jadi tarian ini dipersembahkan untuk mereka sebagai pertunjukan dan juga rasa syukur.